Pramono Anung Serahkan Penghargaan AJMHT ke-52 kepada Tujuh Pemenang Utama

Dokumentasi Ajang penghargaan Jurnalistik oleh PWI "Jurnalisme untuk Jakarta: Merawat Sejarah, Mengawal Masa Depan". sumbe r: istimewa
 
 

Porosnusantara.co.id |JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyerahkan penghargaan kepada para pemenang kategori utama Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (AJMHT) ke-52 Tahun 2026 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Senin (7/9/2026) sore.

Pramono secara langsung menyerahkan penghargaan kepada pemenang dari tujuh kategori utama. Sementara itu, penghargaan bagi 14 nominee diserahkan oleh Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir bersama Ketua Asosiasi Pedagang Ikan Hias Cengkareng (APIC) Dr. Bryan Gautama dan perwakilan Kementerian Kebudayaan.

 

Puncak AJMHT ke-52 turut dihadiri jajaran pengurus PWI Pusat, perwakilan Dewan Pers, pengurus PWI Jaya, serta sejumlah mitra dan sponsor.

Dari PWI Pusat hadir Akhmad Munir didampingi Sekretaris Jenderal Marthen Selamet Susanto, Ketua Dewan Kehormatan Atal S. Depari, Agus Sudibyo, Anrico Pasaribu, dan Johnny Hardjojo. Sementara dari Dewan Pers hadir Muhammad Jazuli selaku Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers.

Ajang penghargaan jurnalistik yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya tersebut mengusung tema “Jurnalisme untuk Jakarta: Merawat Sejarah, Mengawal Masa Depan.”

Pada penyelenggaraan tahun ini, lebih dari 900 karya jurnalistik dari berbagai media mengikuti AJMHT ke-52.

Dalam sambutannya, Pramono menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh pemenang yang dinilai telah menghasilkan karya jurnalistik terbaik.

Menurut Pramono, AJMHT bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan penghargaan, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap insan pers yang selama ini berperan memberikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi mitra kritis pemerintah.

“Sebagai Gubernur Jakarta saya menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang baik selama ini,” ujar Pramono.

Pramono menilai karya-karya jurnalistik yang dihasilkan wartawan turut merekam berbagai sisi kehidupan Jakarta, mulai dari keberagaman, dinamika kota hingga berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia menegaskan keberadaan pers memiliki peran penting dalam memberikan informasi sekaligus menjadi bagian dari proses pembangunan Jakarta melalui kritik dan masukan yang konstruktif.

 
Penulis: Surya
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *