Polda Metro Jaya Siap Pulangkan Bertahap Korban TPPO Dari Libya

Sebanyak 105 orang telah diberangkatkan. Sebagian besar pekerja yang telah diberangkatkan tersebut masih berada di Libya.

Dari kasus tersebut, DY diketahui memperoleh keuntungan sebesar Rp1,7 miliar. Sementara itu, penyidik menemukan total transaksi sebesar Rp9,9 miliar di rekening R alias Icha yang diduga berasal dari bisnis sindikat TPPO tersebut.

KP2MI Apresiasi Pengungkapan Kasus

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Polda Metro Jaya, atas keberhasilan mengungkap dugaan TPPO dalam penempatan ilegal pekerja migran Indonesia ke Libya serta menetapkan dua orang sebagai tersangka.

Pengungkapan kasus tersebut dinilai sebagai langkah penting dalam memberikan pelindungan kepada pekerja migran Indonesia sekaligus menindak tegas pihak-pihak yang memanfaatkan masyarakat melalui praktik perekrutan dan penempatan secara nonprosedural.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin mengatakan, pengungkapan kasus tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah dalam melindungi WNI dari praktik penempatan nonprosedural yang berisiko tinggi.

Menurutnya, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil sinergi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kementerian P2MI, Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Tripoli, Desk Koordinasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Satgas TPPO, serta kementerian dan lembaga terkait dalam menangani kasus pekerja migran Indonesia berinisial AJ yang sebelumnya berhasil dipulangkan ke Indonesia.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Polda Metro Jaya atas keberhasilan mengungkap kasus ini. Penempatan pekerja migran Indonesia secara ilegal bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga membahayakan keselamatan dan mengancam hak-hak para pekerja migran. Pemerintah tidak akan memberikan ruang bagi siapa pun yang menjadikan masyarakat sebagai korban perdagangan orang dengan modus penempatan kerja ke luar negeri,” tegas Mukhtarudin di Jakarta.

Penulis: Supriyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *