BPBD Kaltim akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menentukan mekanisme distribusi bantuan sebelum dilaporkan kepada Gubernur Kalimantan Timur. Pompa air diperkirakan mulai didistribusikan ke daerah sasaran dalam waktu satu hingga dua hari setelah seluruh armada bantuan tiba.
Daerah dengan kebutuhan penanganan lebih besar akan mendapatkan porsi bantuan yang lebih banyak, di antaranya Paser, Berau, dan Kutai Barat.
Buyung juga mengapresiasi dukungan TNI dan Polri dalam penanganan karhutla di lapangan. Menurutnya, sinergi seluruh unsur Satgas Karhutla sangat membantu upaya pemerintah dalam menangani kebakaran dan mencegah meluasnya titik api.
“Kalau kita lihat di lapangan, kita semua tim Satgas sangat dibantu dengan teman-teman TNI di lapangan. Jadi bukan hanya di lapangan, ini bukti pemerintah dari TNI dan juga pemerintah pusat sudah perhatian kepada Kalimantan Timur,” ungkapnya.
Kogabwilhan II bersama seluruh unsur terkait akan terus memperkuat sinergi dalam menghadapi karhutla di Kalimantan Timur. Selain mempercepat pemadaman melalui dukungan pompa air dan personel, upaya pencegahan juga terus didorong dengan meningkatkan kesadaran masyarakat serta pengawasan terhadap aktivitas pembukaan lahan.
Penyaluran 100 unit pompa air dari Pemerintah Pusat ini diharapkan semakin memperkuat kemampuan Satgas Karhutla dalam merespons titik api, melindungi masyarakat, menjaga lingkungan, serta mencegah meluasnya dampak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Timur.






