Ia juga menepis tudingan tersebut, menurutnya pemecatan itu terjadi karena adanya Inkordinasi antara Kepala desa dengan bawahannya. Terkait soal dugaan pemecatan karena adanya perbedaan pilihan politik, Ari menekankan bahwa itu hanya persepsi.
“logikanya ada sekitar ratusan RT yang ada di segarajaya, kalau memang itu masalahnya, tentunya yang protes kan banyak, inikan hanya beberapa orang saja.” Jelas Ari.
“Menurut saya Kepala desa kan sudah memberi kesempatan untuk bertemu, ya temui saja, mungkin ada yang ingin disampaikan kenapa honor itu di tahan, intinya honor itu masih ada di Bendahara, terkait alasan kenapa di berhentikan, ya itu ranahnya kepala desa yang menjawabnya “ jawab Ari saat dikonfirmasi Awak Media. (Red.Ariadi)









