Milad ke-4 Sholawat Janur Aji di Sanankulon Berlangsung Meriah, Pererat Silaturahmi dan Kerukunan Warga

Sementara itu, Gus Abas dalam tausiyahnya menyampaikan makna dari Milad Sholawat Janur Aji. Menurutnya, nama Janur Aji memiliki makna dan filosofi sebagai penerang dalam kehidupan. Dari kondisi yang gelap diharapkan menjadi terang serta menjadi petunjuk bagi masyarakat melalui lantunan sholawat.
Ia menyampaikan bahwa melalui sholawat, umat Islam berharap mendapatkan syafaat dari Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, dalam menjalankan ibadah dan amal kebaikan, yang terpenting adalah keikhlasan karena Allah SWT.

Setiap amal kebaikan hendaknya dilakukan dengan niat yang ikhlas karena Allah SWT.

Gus Abas juga menyampaikan bahwa salah satu bentuk amalan yang mudah dilakukan dan dapat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT adalah bersholawat. Ia berharap peringatan Milad ke-4 Sholawat Janur Aji menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, memperbanyak sholawat, serta berharap mendapatkan syafaat Kanjeng Nabi Muhammad SAW.

Dalam tausiyahnya, Gus Abas juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik antarsesama manusia.
Ia menyampaikan pesan agar masyarakat senantiasa hidup rukun, saling menghormati, saling membantu, dan menjadi pribadi yang dermawan. Menurutnya, kehidupan akan menjadi lebih baik apabila manusia dapat saling berbagi dan memberikan manfaat kepada sesama.

Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam peringatan Milad Sholawat Janur Aji, bahwa sholawat tidak hanya menjadi amalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga diharapkan dapat mendorong umat untuk memperkuat kepedulian sosial, menjaga persaudaraan, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Sementara itu, Kepala Desa Sanankulon, Eko Triono, S.Sos., MAP, menyampaikan bahwa kegiatan Milad Sholawat Janur Aji diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta menjaga kebersamaan dan kerukunan warga.

Penulis: Ichwan Efendy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *