Ketua Panitia Amdan: Gawe Naik Dango momen kembangkan Budaya Dayak Sebagai Kearifan Leluhur di Tengah Perubahan Zaman

“Melalui kegiatan ini, kita diajak untuk terus menjaga nilai-nilai luhur warisan nenek moyang di tengah perkembangan zaman yang semakin modern. Budaya harus tetap hidup dan menjadi bagian penting dalam pembangunan karakter masyarakat,” dan terus mempertahankan ketersediaan pangan sesuai dengan anjuran pemerintah pusat. Ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Naik Dango AMDAN. S.PD.,M.E.,NL.P mengaku bersyukur atas pelaksanaan Gawe Naik Dango ke-3 yang berlangsung meriah, tertib, dan lancar. Sekalipun baru berusia 3 tahun. Ia menilai antusiasme masyarakat yang tinggi serta cuaca yang mendukung turut menjadi faktor suksesnya penyelenggaraan kegiatan budaya tersebut.

Andam memberikan ucapan terimakasih dalam sambutan singkatnya atas terselenggaranya acara Naik Dango ini berkat dukungan Pemerintah, Pengusaha, Kades-Kades sekecamatan Monterado serta seluruh masyarakat.

Sehingga kita semua berharap ke depan pelaksanaan Gawe Naik Dango di Kecamatan Monterado dapat digelar lebih meriah lagi dengan rangkaian kegiatan budaya yang lebih beragam serta terus dikembangkan agar semakin dikenal luas. Ucapnya

Ketua DAD Monterado Libertus Hansen menyampaikan Rasa syukur dan apresiasi kepada Pemerintah Daerah dan Panitia yang sudah bekerja dan mempersiapkan segala sesuatu sehingga hari ini acara naik dango dapat terlaksana.

Hansen mengaku bersyukur karena seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk kehadiran langsung Bupati Bengkayang yang dinilai menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh panitia dan masyarakat.

“Kami sangat bersyukur kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar walaupun dilaksanakan dengan semangat gotong royong. Kehadiran Bupati Bengkayang menjadi kehormatan dan kebanggaan bagi kami semua,” ujar Hansen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *