Wisuda XXXIV STMA Trisakti: A Generation Ready for Leadership Transformation in Insurance

Sesi orasi ilmiah menghadirkan perwakilan dari Kementerian Koperasi dan UKM, Syafaat Perdana selaku Staf Khusus Menteri UMKM RI / Wakil Ketua Umum IKA TRISAKTI yang membawakan materi bertema “Pemimpin Masa Depan dalam Ekosistem Digital.”

Materi tersebut menyoroti kesiapan generasi muda dalam menghadapi perubahan teknologi, peluang besar dalam penguatan UMKM, serta pentingnya kepemimpinan adaptif di era digital.

Ketua DAI (Dewan Asuransi Indonesia) Yulius Bhayangkara menjelaskan bahwa mereka bersyukur kepada STMA Trisakti berkomitmen untuk membangun SDM di Industri Perasuransian saat ini.

“Industri asuransi ini hanya bisa dijalankan oleh orang-orang yang mempunyai kapabilitas yang baik dan bersyukur bahwa STMA Trisakti adalah penyedia talenta-talenta terbaik di Industri perasuransian,” jelasnya.

Salah satu momen penting dalam acara adalah penyerahan penghargaan kepada lulusan terbaik.

Wisudawan Terbaik:
Prodi D3 Asuransi Jiwa = Nabila 22014006 IPK 3,97
Prodi D3 Asuransi Kerugian = Mohammad Syarif Hidayatulloh 22024017 IPK 3,73
Prodi S1 Aktuaria = Syalwa Fitria Maharani 21144009 IPK 3,71
Prodi S1 Manajemen Kelas Reguler = Maha Benyna Farah Suhada 21134002 IPK 3,58
Prodi S1 Manajemen Kelas Lintas Jalur = Veronica Kalya Putri 23134612 IPK 3,98

Nabila, mahasiswa Program Studi D3 Asuransi Jiwa dengan IPK 3,97, terpilih sebagai lulusan terbaik sekaligus “Terbaik dari yang Terbaik.”

Dalam sambutannya mewakili seluruh wisudawan, Nabila menyampaikan refleksi perjalanan tiga tahun masa studi yang penuh tantangan.Ia menuturkan kisah perjuangan para mahasiswa dari yang merantau, bekerja sambil kuliah, hingga menyelesaikan studi dalam kesunyiannya masing-masing.

“Kita semua pernah berada di titik yang sama; tempat di mana tumbuh terasa berat, tapi akhirnya berarti.” ungkapnya.

Nabila juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para dosen, staf kampus, teman seangkatan, dan terutama orang tua yang menjadi kekuatan utama bagi para wisudawan.

“Doa yang tidak terlihat, yang tidak pernah putus, itu yang mengantarkan kami sampai di hari ini dan saya berharap semoga kedepannya untuk para adik-adik tetap semangat di kampus dan terus gali ilmu dari para dosen yang bakal menjadi bekal kedepannya ,” ujarnya.

Ia menutup sambutan dengan ajakan bagi seluruh lulusan untuk memberi kontribusi nyata bagi industri dan membawa perubahan positif dengan menjunjung nama almamater.

Penulis: Supriyadi Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *