Ahli Hukum: Pencegahan Korupsi Harus Jadi Gerakan Bersama Semua Elemen Bangsa

Porosnusantara.co.id | Jakarta – Korupsi yang telah menjadi rahasia umum dinilai harus dicegah secara serius karena merupakan kejahatan luar biasa yang merongrong kewibawaan para pemimpin di berbagai lini pemerintahan. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu ahli hukum dalam sebuah diskusi publik yang digelar sebagai bentuk keprihatinan terhadap maraknya praktik korupsi di Indonesia.

Dalam keterangannya kepada awak media, ahli hukum tersebut menekankan pentingnya dukungan penuh dari berbagai lembaga negara dalam upaya pencegahan korupsi.

“Perlu kita apresiasi dan dukung secara penuh. Mungkin melalui sinergi Mahkamah Agung, DPR, dan MPR, sehingga selain membangun daya kritis para aktivis, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana latihan kepemimpinan,” ujarnya.

Terkait kelanjutan kegiatan diskusi tersebut, ia menyampaikan bahwa hal itu sepenuhnya menjadi kewenangan panitia pelaksana, seraya menyebut adanya kemungkinan keterlibatan PB HMI dalam agenda selanjutnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa praktik korupsi saat ini telah berlangsung secara masif dan sistematis, bahkan menjalar ke berbagai sektor. Menurutnya, kondisi ini sudah menjadi fakta yang diketahui publik.

“Korupsi sudah menjalar ke mana-mana dan saya kira sudah menjadi rahasia umum. Siapa yang suka dengan korupsi? Karena itu, yang utama adalah pencegahan. Jika pencegahan tidak bisa dilakukan, tentu harus ada tindakan represif melalui penindakan hukum,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemberantasan korupsi harus menjadi gerakan bersama, karena praktik tersebut tidak hanya terjadi di tingkat pusat, tetapi juga melibatkan oknum di pemerintahan daerah. Beberapa kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap gubernur dan bupati, menurutnya, merupakan bukti nyata perlunya komitmen kolektif dalam memerangi korupsi.

Penulis: SupriyadiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *