Miris, Ditengah Harita Rauk Keuntungan 6,45 Triliun Hasil Kekayaan Obi, Masyarakat Obi Kekurangan Air Bersih Dan Listrik

Kawasi Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara. Porosnusantara co id. (Jumat 14/11/2025). Disaat PT. Harita mengekspose keuntungan dari biji nikel yang ada di pulau Obi dengan nilai yang fantastis, masyarakat Obi khususnya Desa Kawasi krisis air bersih dan listrik.
Masyarakat Desa Kawasi kembali menggelar demo di Eco village lantaran pihak perusahaan Harita sengaj memadamkan lampu mulai dari bulan mei hingga November tahun 2025 dan bukan hanya itu termasuk masyarakat kawasi kekurangan air bersih.
Demo hari ini Jumat 14/11/2025 masyarakat Desa Kawasi gandeng WALHI untuk bantu menyuarakan aspirasi. Dalam orasi singkat Direktur WALHI bung ical menyebutkan bahwa banyak anak-anak kampung yang punya posisi bagus di Harita tapi persoalan pemadaman listrik dan krisis air bersih di kawasi tidak kunjung selesai. Sempat terjadi adu mulut dengan yang mengaku anak kampung dengan Bang Ical terkait demo dimana anak kampung sebut saja Elias meminta agar demo di hentikan kemudian memicu kemarahan masyarakat yang demo.
Tanpak terlihat jelas dalam orasi salah satu warga kawasi yang bernama Elias bersama manager CSR meminta kepada para pendemo agar demo dihentikan dan berkata kepada Direktur WALHI bung ical “saya anak kampung jadi saya tau dan yang demo itu Tanta dan mama Ade saya jadi stop sudah”. Sontak mendapat protes keras dari WALHI maupun dari masyarakat, mereka berkata kalau kamu anak kampung seharusnya masalah ini sudah harus selesai.
Koordinator demo dari masyarakat Nurhayati Nanlessy menyerukan dalam orasinya bahwa tuntutan masyarakat Kawasi hanya 2 point yakni listrik dan air bersih. Terkesan pihak perusahaan Harita mengusir warga dengan secara tidak langsung dari kampung kawasi dengan sengaja memadamkan listrik dari sejak bulan mei hingga dengan saat ini. Tegasnya







