Kejati Riau Didesak Pemeriksaan Dana Bos SMAN 2 Kubu

Kejati Riau Didesak Pemeriksaan Dana Bos SMAN 2 Kubu

Porosnusantara co id. Rohil,– SMAN 2 Kubu, Kabupaten Rokan Hilir kini tengah menjadi sorotan publik terkait pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada item pemeliharaan sarana prasarana dan biaya perpustakaan tahun 2022–2024 yang diduga terindikasi mark up anggaran.

Dari hasil penelusuran, Selasa,(21/10) total anggaran pemeliharaan sarana prasarana sekolah pada rentang tahun 2022–2024 mencapai sekitar Rp300 juta. Sementara untuk tahun 2025 tahap I, sekolah tersebut kembali menganggarkan Rp100 juta. Selain itu, pada pos anggaran perpustakaan tahun 2023-2024 tercatat senilai Rp160 juta.

Temuan ini menjadi sorotan lantaran kondisi fisik sekolah terbilang masih baik dan sebelumnya juga pernah mendapatkan bangunan baru dari pemerintah.

Padahal, jumlah siswa-siswi SMAN 2 Kubu hanya berkisar 350 orang, namun besaran anggaran yang dikucurkan setara dengan sekolah lain yang memiliki jumlah siswa jauh lebih banyak.

Publik pun mendesak Kejaksaan Tinggi Riau untuk segera melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh atas dugaan penggelembungan anggaran tersebut.

Langkah ini dinilai penting guna memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana BOS yang bersumber dari uang negara untuk kepentingan pendidikan.

Kepala Sekolah SMAN 2 Kubu dikonfirmasi melalui via whatsapp tidak memberikan tanggapan apapun alias bungkam. Bungkamnya Kepala sekolah dinilai terindikasi penyelewengan dana bos. Kejaksaan Tinggi Riau didesak periksa Pengelolaan dana bos SMAN 2 Kubu.

Wartawan: Ahmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *