Kondisi Jembatan Penghubung Desa Siaga–Nek Ginap Memprihatinkan Dan Kembali Memakan Korban Siswa SMP Jatuh.

Kondisi Jembatan Penghubung Desa Siaga–Nek Ginap Memprihatinkan Dan Kembali Memakan Korban Siswa SMP Jatuh.

Bengkayang. Kalbar (kamis 4/9/2025).  Insiden kembali terjadi di jembatan penghubung  Desa Siaga dan Desa Nek Ginap, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang. Dimana seorang siswa SMP dikabarkan terjatuh saat melintas untuk pergi ke sekolah di jembatan tersebut. Beruntung siswa tersebut masih diselamatkan.

Paskah jatuhnya siswa di jembatan tersebut, Kepala BPBD Kabupaten Bengkayang, Dwi Berta angkat bicara saat dikonfirmasi awak media menjelaskan bahwa pihaknya turut merasakan prihatin dan sudah mengusulkan anggaran perbaikan jembatan tersebut melalui dana hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Menurutnya ada anggaran darurat untuk jembatan di BNPB, oleh sebab itu saat ini  kami sudah usulkan ke BNPB pusat. Prosesnya memang cukup panjang karena banyak persyaratan yang harus kami siapkan dan melibatkan perangkat daerah lainnya. Usulan sudah kami sampaikan sejak April lalu,” jelas Dwi Berta.

“Sekarang sudah dalam proses e-Konsul proposal tahap akhir. Setelah ada berita acara (BA) dengan BNPB, nanti dilanjutkan survey lapangan oleh BNPB. Selanjutnya, usulan diteruskan ke Kementerian Keuangan oleh BNPB sebagai dasar pemberian dana hibah ke daerah,” terangnya.

Dwi Berta menekankan bahwa apabila menggunakan dana APBD, ranah tersebut berada di perangkat daerah terkait. Sedangkan BPBD hanya mengajukan skema hibah melalui BNPB.

“Kita sama-sama usaha dan berdoa, semoga diberikan kelancaran. Usulan sudah kami sampaikan, semoga disetujui pusat. Kalau lebih jelas, masyarakat bisa datang langsung ke BPBD. Kalau tidak salah, jembatan itu memang kontruksi lama, jadi ranah utamanya ada di perangkat daerah terkait,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *