Sementara itu, Asep Munzir sebagai pembicara menerangkan ketika melamarkan pekerjaan, penting bagi pelamar untuk memahami apa itu CV ATS Friendly.
Menurutnya, ini adalah salah satu jenis CV yang dirancang agar mudah terbaca oleh sistem yang bernama Applicant Tracking System (ATS), yaitu perangkat lunak yang berfungsi untuk menyaring lamaran kerja secara otomatis dan biasanya sering digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar.
“Dalam membuat CV yang ramah terhadap sistem ATS, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah format file yang digunakan sebaiknya dalam bentuk word atau pdf. Kedua format ini memang paling kompatibel dengan sistem ATS,” terangnya.
Acara tersebut juga bersifat interaktif dimana peserta juga diajak memahami dinamika lintas generasi yang kerap menjadi hambatan dalam dunia kerja. Generasi Z dan Alpha, meskipun dikenal melek teknologi dan cepat beradaptasi, seringkali disalah pahami oleh generasi sebelumnya.
Melalui workshop ini, dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membahas strategi membangun komunikasi efektif dan membentuk citra diri profesional.
Rayhan Yusuf Firdaus, mahasiswa dari Politeknik APP Jakarta yang menjadi peserta workshop menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat dan membantunya mempersiapkan diri untuk menghadapi program magang yang sebentar lagi akan dilakukan.
“Acaranya ini penting bagi kami, karena sangat mengedukasi dan membantu mahasiswa yang saat ini masih minim sekali mengetahui pembekalan persiapan diri untuk magang dan bekerja,” tambah Yusuf.
Peserta yang hadir berasal dari tiga jurusan di Politeknik APP Jakarta dari tiga program studi, yaitu Manajemen Pemasaran Elektronika, Manajemen Logistik Industri Elektronika, dan Perdagangan Internasional Wilayah ASEAN dan RRT.






