Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh sejumlah narasumber. Dian Eka Putri dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menyampaikan pentingnya inovasi layanan perpustakaan di tengah perkembangan teknologi, serta perlunya peningkatan koleksi buku dan fasilitas untuk mendukung minat baca masyarakat.
Sementara itu, Risang Ayu Siwi Eka Putri selaku narasumber dari BPS Way Kanan menyampaikan pemaparan mengenai Standar Pelayanan BPS yang terdiri atas tiga jenis utama, yaitu layanan konsultasi statistik, layanan perpustakaan, dan layanan rekomendasi statistik. Ketiga jenis layanan ini dapat diakses melalui dua mekanisme, yaitu secara langsung (tatap muka) maupun daring (online).
Untuk layanan tatap muka, pengguna datang langsung ke kantor BPS, mengisi buku tamu dan mengambil nomor antrean sebelum mendapatkan pelayanan. Dalam prosesnya, pengguna dapat berkonsultasi langsung dengan petugas, menerima informasi tentang kegiatan statistik, serta memperoleh data yang dibutuhkan. Di akhir sesi, pengguna diminta untuk memberikan umpan balik berupa penilaian terhadap kualitas layanan.
Sedangkan untuk layanan daring, pengguna harus terlebih dahulu memiliki akun di portal pelayanan statistik BPS melalui situs pst.bps.go.id. Setelah masuk ke portal, pengguna dapat mencari informasi atau data yang dibutuhkan. Apabila informasi yang dicari tidak tersedia, pengguna dapat membuat transaksi konsultasi secara daring yang akan ditindaklanjuti oleh petugas BPS dalam waktu maksimal tiga hari kerja. Semua layanan daring juga mencakup fitur penilaian dari pengguna untuk mendukung evaluasi dan peningkatan kualitas layanan.
Risang juga menjelaskan bahwa mekanisme pelayanan perpustakaan pun mengikuti pola serupa, baik untuk layanan fisik maupun digital. Untuk layanan digital, pengguna dapat mengakses pustaka dalam bentuk softcopy yang dilengkapi watermark, sedangkan pustaka cetak dapat diakses langsung di ruang baca BPS.






