ADA LUKA DIHATI WARGA PAPUA BARAT

*Sudah Waktunya Presiden Prabowo Menunjuk Special Envoy (Utusan Khusus) Untuk Penyelesaian Konflik Papua Barat*

 

Oleh Gembala Dr. A.G. Socratez Yoman

 

Pada 3 April 2025 di hotel Swiss-Belexpress, Dewan Pengurus Daerah Partai Gerakan Indonesia Raya (DPD-Gerindra) Provinsi Papua mengadakan ibadah syukuran atas terpilihnya Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia yang ke-8.

 

Saya salah satu pendukung Prabowo diundang untuk hadir oleh Ketua DPD Ibu Yanni.

 

Pada awalnya saya sampaikan tidak bersedia hadir. Dan saya tanya kepada Ketua DPD Gerinda, kalau saya hadir apa yang saya sampaikan atau saya hanya hadir sebagai undangan?

 

Ibu Yanni sampaikan “Pak Yoman hadir untuk sampaikan sambutan singkat, tapi tidak usah yang berat-berat. Ini kesempatkan baik pak Yoman”.

 

Saya hadir dan diberikan kesempatan untuk sampaikan sambutan singkat. Pada momentum berharga ini, saya sampaikan 3 hal:

 

1. Saya mendukung Prabowo Subianto karena saya menjiwai semua pernyataannya merupakan ungkapan isi hatinya dengan jujur, polos, tulus tanpa edit atau poles-poles. Tidak ada karakter dan watak berpura-pura. Prabowo seorang pribadi yang berbudi luhur.

2. Saya minta presiden Prabowo menghentikan operasi militer di Nduga dan Kabupaten Intan Jaya. Jangan mengusir rakyat dari Tanah leluhur mereka dengan alasan ada Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB). Alasan sebenarnya ialah berburu tambang dan rakyat diusir dari Tanah dan kampung halaman mereka.

3. Saya sampaikan pada kesempatan ini, Presiden Prabowo menunjuk Special Envoy (Utusan Khusus) dalam rangka proses penyelesaian konflik Papua Barat supaya Utusan Khusus bertugas untuk mengadakan komunikasi dengan para pwjuang Papua Barat merdeka dan juga sebagian rakyat dan bamgsa Papua Barat yang berbeda ideologi dengan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *