dianggap kontroversial. Dalam perjalanannya selanjutnya, YKP menjalankan strategi yang sistematis
difokuskan pada pemenuhan hak-hak Kesehatan reproduksi dan seksualitas perempuan yang masih
terabaikan.
11. Nanen Danielle, Pengacara Publik
Sebagai advokat perempuan, aktif sejak tahun 2015 menjadi Advokat Probono di LBH APIK Jakarta.
Dan sejak tahun 2017 bersama dengan beberapa orang aktivis perempuan mendirikan Lembaha
AKARA Perempuan yg menjd salah satu lembaga rujukan utk pendampingan dan penanganan
kasus2 Kekerasan terhadap Perempuan dari Komnas Perempuan. Disamping itu juga aktif sebagai salah satu pengurus dari perkumpulan Advokat Feminis Indonesia/Indonesia Feminist Lawyers Club
(IFLC), serta juga mendirikan Kantor Pengacara: SAMSOERI & DEWABRATA Law Firm.
12. Pera Sofariyanti, Direktur Rahima
Rahima adalah gerakan yang mengusung “Ulama Perempuan untuk Kemanusiaan dan Alam” yang
berdiri sejak tahun 2000. Rahima merupakan salah satu inisiator utama kongres ulama perempuan
indonesia thn 2017. Visi Rahima adalah terwujudnya masyarakat yang mampu bertransformasi
melalui kesadaran kritis menuju kehidupan yang penuh kasih sayang, bermartabat, berkeadilan
sosial dan berkelanjutan. Salah satu program utama Rahima adalah Pendidikan Pengaderan Ulama
Perempuan (PUP) sebagai upaya untuk melahirkan Ulama Perempuan yang memiliki keberpihakan,
pengetahuan dan mampu membuat perubahan. Ruang khidmah atau ruang juang Ulama Perempuan
Rahima berada di pesantren, majelis taklim, perguruan tinggi, komunitas dan anak muda.
13. Adzka Haniina Albarri, Filantropi The Asian Muslim Action Networking (AMAN)
The Asian Muslim Action Network (AMAN) Indonesia, organidasi masyarakat sipil yang berfokus
pada pendidikan perempuan di akar rumput, melakukan pengorganisasian komunitas melalui






