Pertemuan Jaringan Perempuan Peduli Kota Jakarta bersama Gubernur Jakarta

keberagaman, non- sektarian, non- partisan, nir kekerasan, berwawasan lingkungan dan solidaritas

pada rakyat kecil dan yang tertindas. Koalisi Perempuan Indonesia memperjuangkan Hak politik

perempuan dan mendorong partisipasi perempuan berkontribusi secara bermakna dalam

pembangunan.

2. Nia Sjarifuddin, Ketua Aliansi Bhineka Tungkal Ika (ANBTI)

ANBTI (Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika) adalah jaringan nasional beragam individu &

lembaga yang dideklarasikan tahun 2006 dengan visi misi mempertahankan dan merawat konsensus

kebangsaan PBNU (Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI & UUD 1945). Memperjuangkan

kebijakan yang menghormati yang ber Bhineka dan kelompok marjinal dan tertindas. Mendorong

perempuan berkontribusi penuh dalam bisang ekonomi, sosial, budaya, sipil dan politik.

3. Listyowati, Ketua Pengurus Yayasan Kalyanamitra

Yayasan Kalyanamitra, Organisasi Perempuan yang didirikan di Jakarta pada 28 Maret 1985 dengan

visi jangka panjang yaitu terwujudnya sistem masyarakat dan negara yang berkeadilan gender

melalui penguatan kapabilitas perempuan dengan prinsip kepedulian dan solidaritas. Tiga isu

strategis Kalyanamitra adalah kontrol perempuan terhadap ruang hidupnya di berbagai bidang,

kritis terhadap kebijakan yang diskriminatif terhadap perempuan dan pengalaman perempuam

sebagai rujukan pengetahuan feminisme.

4. Ririn Sefsani, Senior Consultant GEDSI

Sebagai konsultan senior untuk berbagai proyek dan organisasi dengan bidang spesialisasi GEDSI,

Demokrasi dan Hak Asasi Manusia, Lingkungan dan Perubahan Iklim, Pengembangan organisasi,

Perencanaan dan Penganggaran, Transportasi dan Logistik, Reformasi Partai Politik, dan reformasi

birokrasi. memiliki lebih dari 15 tahun pengalaman kerja dengan berbagai organisasi nasional dan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *