Setiap anggota grup lawak inimemiliki karakter ikonik, sehingga setiap orang juga memiliki idola merekamasing-masing terhadap Srimulat. “Srimulat: Hidup Memang Komedi” kamihadirkan dengan penuh hangat untuk bisa dinikmati bersama keluarga danmembawa nostalgia lawakan khas Srimulat,” kata produser Emilka Chaidir.Sementara itu produser Susanti Dewi mengungkapkan, “Srimulat: Hidup MemangKomedi” akan mengikuti kisah perjuangan para anggota grup lawak Srimulat dengansudut pandang dan arahan yang unik dan mendalam.
“Di film “Srimulat: Hidup Memang Komedi” kami ingin memberikan sudut pandangdan arahan yang berbeda untuk IP ini. Kami ingin penonton melihat ini sebagaicerita dan Srimulat yang lebih intim,” kata produser Susanti Dewi.
Film “Srimulat: Hidup Memang Komedi” dibintangi di antaranya oleh Juan Bio One(Gepeng), Indah Permatasari (Royani), Elang El Gibran (Basuki), Erika Carlina(Djudjuk), Dimas Anggara (Timbul), Morgan Oey (Paul), Zulfa Maharani (Nunung),Ibnu Jamil (Tarsan), Erick Estrada (Tessy), Ana (Naimma Aljufri), Teuku RifnuWikana (Asmuni), , Rukman Rosadi (Teguh), dan Rano Karno (Babe Makmur).
Sutradara Fajar Nugros menambahkan, “Srimulat: Hidup Memang Komedi”memiliki sub-plot yang akan ditonjolkan di antaranya kisah asmara Gepeng danRoyani yang ternyata menjadi salah satu potensi permasalahan bagi Gepeng dalammencapai cita-citanya. Ia juga menyebutkan, dalam penggarapan film “Srimulat:Hidup Memang Komedi” dibuat dengan sepenuh hati.
“Dengan cerita tentang bagaimana perjuangan sekelompok grup lawak yang jugasudah menjadi seperti keluarga, film ini tentu akan memiliki kedekatan tersendiridengan para perantau yang saat ini juga masih berjuang di ibukota. Bersama parakru dan cast, saya membuat “Srimulat” Hidup Memang Komedi” dengan penuhpassion dan haru. Karena saya sendiri juga memiliki memori personal denganSrimulat,” kata sutradara Fajar Nugros.






