KOMITMEN DAN KOLABORASI UNTUK MELINDUNGI PENANGANAN KEKERASAN SEXSUAL TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK UNTUK PERGAULAN BEBAS

Meskipun berdasarkan data kumulatif dari kementerian kesehatan hingga September 2022 menunjukan perbedaan signifikan angka kasus HIV pada laki-laki 290,262 (63,796) dan perempuan 168,599 (36,396): hal ini tidak membuat resiko pada perempuan menjadi menurun. Karena berdasarkan fakta Perempuan lebih rentan tertular HIV baik secara faktor biologis juga faktor sosial. Maka jika lalai dan tidak mendapatkan perhatian penuh dalam melihat situasi ini, perempuan akan semakin rentan mendapatkan HIV serta menularkan HIV kepada anak yang dilahirkannya.

Penularan HIV secara vertikal pada anak dapat terjadi selama kehamilan, persalinan, atau menyusui, dimana seorang ibu yang berisiko tertular HIV belum atau tidak didukung untuk tetap negatif HIV. Atau jika perempuan hamil positif HIV, mereka kesulitan untuk tetap mengakses perawatan dan pengobatan yang efektif.

Maka dengan situasi-situasi tersebut di atas, sangat penting untuk kita bekerja dan berfokus pada persoalan perempuan dan anak secara holistik, mulai dari upaya pencegahannya, memaksimalkan pemeriksaan pada ibu hamil, melakukan pengobatan pada mereka yang terdeteksi positif, melakukan deteksi dini pada bayi yang lahir dari ibu HIV serta dukungan non medis lainnya yang juga sangat berpengaruh pada kehidupan sosial dan kesejahteraan perempuan dan anak.

Maka dengan semangat melahirkan komitmen dan kolaborasi untuk mendorong perlindungan perempuan dan anak dari penularan HIV dan kesakitan, serta mendorong percepatan tercapainya triple eliminasi Maka EMTCT Simposium ini untuk pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia pada Senin-Selasa 27-28 November 2023 di Royal Kuningan Hotel.

Pertemuan ini diharapkan dapat memper kuat upaya eksplorasi, kolaborasi serta komitmen antara pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan, organisasi profesi, para peneliti serta komunitas yang Secara perlahan bergerak menuju rencana peningkatan program EMTCT di Indonesia, maka kami turut mengundang seluruh narasumber baik dari Indonesia maupun dari Negara Asia lainnya, serta para dan tamu undangan yang akan berkontribusi dalam eliminasi HIV,Sifilis dan Hepatitis B. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *