Berita  

Amazy Virtual Conference 2023: Business Regeneration untuk Bangkit Bersama dan Pulih Lebih Baik serta Peluncuran Produk Terbaru dari Korea

Dengan kondisi seperti laut yang tenang dan mudah diprediksi, banyak orang berpikir bahwa itu adalah masa kejayaan. Padahal sebenernya seiring waktu persaingan menjadi jauh lebih kompetitif dan berbahaya. Mereka yang tidak dapat bersaing akan habis. Jika tidak mau merubah manajemen, usaha akan kalah dalam persaingan. Pasar makanan akhirnya berubah jadi medan perang yang ganas. Amazy juga harus belajar dari pengalaman dengan menutup beberapa outlet karena miss management.

Konsumen yang Lebih Menuntut dan Cara Usaha mencapai Finish

Dengan banyaknya pilhan produk, konsumen jadi lebih menuntut. Orang-orang dalam bisnis mulai menyadari untuk memenangkan lomba, tidak cukup dengan hanya sampai di garis finish. Mereka akan dengan mudah tertinggal. Beberapa usaha melakukan restrukturisasi untuk menjadi lebih kuat dan besar. Namun ternyata ukuran dan kekuatan bukanlah jawabannya. Untuk bertahan, kuncinya adalah “adaptasi” seperti yang dilakukan oleh Amazy hingga bisa bertahan sampai saat ini.

Maju Bersama dengan “Empowerment” dan Jam Terbang

Usaha yang menjadi pioneer atau pemain utama tidak serta merta langgeng karena dunia terus bergerak dan pandangan konsumen pun berubah. Layaknya Amazy, tim dalam sebuah usaha wajib melihat dan mengukur masalah yang timbul, lalu mengatasinya dengan cara kerja yang sistematis.

Tim perlu membuat perencanaan masa depan. Strategi yang berjalan di waktu yang lalu belum tentu akan berarti di masa kini dengan cara kerja yang sama. Tapi pengalaman masa lalu bisa dijadikan bahan untuk merencanakan masa depan yang lebih baik. Itulah pentingnya jam terbang.

Yang terpenting dalam adaptasi adalah bertindak bersama-sama sebagai tim untuk mengambil keputusan. Tim harus mau belajar memperbaiki kesalahan bersama, tidak hanya menunggu disuruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *