Pemilik Hak Ulayat Angkat Bicara Terkait Isu Penutupan Tambang Emas waserawi

“Perlu diketahui, terkait pemberitaan di Media Massa tentang hancurnya hutan akibat penambangan Emas, hal itu tidak benar, sebab yang kami kerja selama ini hanya mengambil di Area bantaran sungai, dan tidak merusak hutan di sekitar sungai yang ada,” jelas Seblom.
“Kami masyarakat selaku pemilik hak ulayat di wilayah Waserawi, Waramumi, Waramui, Kali Suci dan sekitarnya berharap agar Pemerintah tidak menutup dan tetap memberi ruang bagi kami masyarakat pemilik hak Ulayat Untuk tetap bekerja di Wilayah tambang emas yang kami miliki, sehingga kami bisa mendapatkan hasil untuk memenuhi kebutuhan kehidupan ribuan warga yang ada.

Mewakili Masyarakat pemilik hak ulayat, Seblom Mandacan menyampaikan kepada pemilik eksavator yang selama ini melakukan giat jasa angkutan memuat logistik kebutuhan warga dari bendungan Wariori menuju Waserawi dan sekitarnya agar menghentikan kegiatan tersebut mengingat arus sungai yang dilalui sangat deras dan sering terjadi kecelakaan sehingga sudah banyak korban meninggal akibat hanyut di sungai. Maka itu, kami sekali lagi menyampaikan agar Pemilik dan Operator Eksavator Segera menghentikan kegiatan tersebut, jika tidak mengindahkan saran kami masyarakat adat, kami akan mengambil tindakan (Denda). Hal ini bertujuan agar tidak ada korban baru di wilayah sungai tersebut.

Terkait akses transportasi kekampung – kampung baik kekampung Waserawi dan sekitarnya, kami masyarakat adat sudah mengetahui bahwa telah ada alat transportasi Helikopter yang resmi yaitu Helikopter milik PT. SIRA MENGEIGOH JAYA yang sudah mengantongi Izin Resmi atau Rekomendasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat dan Pemerintah Daerah (Pemda) Manokwari. Maka itu, Kami sampaikan kepada warga masyarakat yang ada jangan menggunakan jasa tranportasi helikopter lain, selain tranportasi Helikopter Milik PT. SIRA MENGEIGOH JAYA.
“Bagi pihak jasa Penerbangan Helikopter yang belum jelas memiliki rekomendasi dari pemerintah Provinsi Papua Barat agar menghentikan kegiatannya dan segera bergabung dengan Jasa Penerbangan milik PT. SIRA MENGEIGOH JAYA supaya bisa bersama-sama melayani masyarakat dalam pelayanan penerbangan di wilayah Papua Barat kususnya di Kampung Waserawi dan kampung-kampung yang ada disekitar wilayah atau didaerah kami. Jika tidak ingin bergabung dengan PT. SIRA MENGEIGOH JAYA, Silahkan angkat kaki dari wilayah kami. Dan perlu saya sampekan untuk para pengusaha hari senin bisa melaksanakan kegiatan seperti biasa .tegas Seblom Madacan selaku pemilik hak ulayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *