Sedangkan untuk pertemuan dengan youth forum diwakili Generasi Muda PUPR, perwakilan UGM dan profesional muda BUMN membahas persiapan Indonesia untuk WWF ke-10 di Bali, khususnya menekankan pada keterlibatan dan kontribusi profesional muda dalam memberikan solusi dan aksi nyata untuk isu air global.
Dengan luas booth 100m2 Paviliun Indonesia mengusung tema” Recover Together Recover Stronger with Water”. Secara spesifik konten pameran yang ditampilkan dibagi menjadi enam klaster dengan masing-masing tema, yakni 1) Water Resources Conservation, 2) Food, Energy and Water Nexus, 3) Water Related Disaster, 4) Water Resource and Technology, 5) Public Participation in Water Resources Management, 6) Water Related Policy, Financing and Cooperation.

Total terdapat 80 video dan 50 poster yang ditayangkan di Paviliun Indonesia yang terdiri dari video 6 klaster konten utama, video tentang pembangunan Ibu Kota Negara (IKN), video pariwisata 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), video promosi tuan rumah Indonesia untuk WWF 2024 di Bali dan video tentang respon Indonesia dalam pengelolaan air.
Paviliun Indonesia merupakan hasil kolaborasi dari Kementerian PUPR bersama antara lain Bappenas, PT. Wijaya Karya, PT. PP, dan beberapa asosiasi profesi (KNI BB, HATHI, INACID, KAI) yang memberikan kontribusi materinya.
(Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)






