Partai Buruh Berdiri Kembali

Lebih lanjut, Ketua Umum DPP (K) SBSI Johanes Darta Pakpahan, SH mengatakan dalam Rakernas (K) SBSI yang dilaksanakan pada bulan Agustus 2021 telah memutuskan bahwa permasalahan Partai Buruh baru akan dibahas dan diputuskan di Kongres (K) SBSI yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 hingga 7 November 2021.

“Jadi SBSI tidak terlibat dengan Partai Buruh yang sempat dibangkitkan kembali oleh beberapa orang yang mengatasnamakan Partai Buruh,” ungkapnya.

Darta juga mengingatkan kepada Ketua Umum DPP Partai Buruh periode 2010-2015, Sony Pujisasono agar amanah dari almarhum Muchtar Pakpahan dipatuhi, yakni pengembalian mandat yang diberikan peserta Kongres kepada para Pendiri dalam hal ini diwakili oleh (K) SBSI.

“Kita meminta agar Sony Pujisasono mengembalikan mandat karena dia telah gagal meloloskan Partai Buruh pada pemilu 2014. Alasan lainnya masa jabatan saudara Sony juga telah habis setelah tahun 2015. Dia juga telah bergabung menjadi pengurus partai politik lainnya pada tahun 2017,” jelas Darta.

Hasan Basori sebagai salah satu pelaku sejarah berdirinya Partai Buruh menyebut kehadiran mereka pada jumpa pers untuk memberikan gambaran yang jelas dan benar kepada masyarakat.

“Kita hadir disini agar masyarakat paham siapa pelaku dan pembuat sejarah terbentuknya Partai Buruh mulai dari Partai Buruh Nasional, hingga menjadi Partai Buruh Sosial Demokrat dan terakhir menjadi Partai Buruh,” tutur Basori.

Sedangkan Ketua Umum Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992 Sunarti mengisahkan perjuangan mereka ketika membentuk Partai Buruh bersama Muchtar Pakpahan.

“Ide itu berawal dari cita-cita kita sejak masa Orde Baru yakni buruh mempunyai saluran aspirasi sendiri dalam bentuk partai sekaligus aturan bagaimana membuat buruh itu sejahtera,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *