Porosnusantara.co.id|
Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2026 di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, Kamis (14/5/2026). Forum nasional tersebut menjadi ajang konsolidasi organisasi untuk memperkuat peran pemuda masjid, meningkatkan kesejahteraan guru ngaji, serta memperluas kolaborasi lintas sektor dalam mendukung ketahanan nasional.
Mengusung tema “Pemuda Remaja Masjid sebagai Kekuatan Sosial dalam Mendukung Stabilitas, Ketahanan Nasional dan Persatuan Indonesia”, kegiatan ini dihadiri pengurus BKPRMI dari berbagai daerah, tokoh masyarakat, kementerian, lembaga negara, hingga mitra strategis organisasi.
Ketua Umum DPP BKPRMI, H. Nanang Mubarok, SHI, M.Sos, mengatakan Rapimnas 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat arah perjuangan organisasi menjelang usia satu abad BKPRMI pada 2027 mendatang.
Menurutnya, BKPRMI ingin memastikan keberadaan pemuda masjid dan guru ngaji mendapatkan perhatian lebih serius dari negara karena memiliki kontribusi besar dalam membangun karakter generasi muda.
“Rapimnas ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi forum perjuangan untuk memperkuat peran pemuda masjid sekaligus memperjuangkan kesejahteraan guru ngaji di seluruh Indonesia,” ujar Nanang.
Dalam forum tersebut, BKPRMI juga membahas sejumlah agenda strategis nasional, termasuk penetapan tuan rumah Festival Anak Soleh Indonesia (FASI), yang selama ini menjadi ajang pembinaan generasi Qurani di berbagai daerah.
Selain itu, Rapimnas turut diwarnai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah kementerian dan lembaga, di antaranya Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Kementerian Koperasi, dan BPJS Ketenagakerjaan.






