Jakarta, porosnusantara.co.id – Dengan ini kami menyatakan bahwa PT MagFood Amazy Internasional kembali menggelar acara bergengsi Amazy Virtual Conference 2021 dengan mengangkat tema ”Strategi Bisnis di era New Normal”, Acara ini adalah ajang pemberian penghargaan kepada para Franchisee Amazy dan juga Mitra Amazy Frozen Food yang memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dan kemajuan PT. MagFood Amazy Internasional.
Di tengah pandemi covid 19 kali ini kegiatan yang di lakukan berbeda dari tahun tahun sebelumnya karena dilakukan secara virtual.
Acara ini sebagai ajang silahturahmi, sarana dalam melaporkan hasil kerja tahun sebelumnya dan strategi bisnis tahun 2021 sekaligus pembahasan mengenai stategi Operational di era new normal.
PT. Magfood Amazy Internasional didirikan oleh Yanti Melianty Isa, wirausaha yang berlatar belakang professional dalam bidang FMCG dari berbagai perusahaan multinasional. Pada Februari 2001 dimulai dengan mendirikan PT MagFood Inovasi Pangan yang bergerak di bidang Food Seasoning dan Product Development yang melayani kebutuhan R&D industri makanan di Indonesia sebagai pusat pengembangan produk dan usaha bagi UKM. Kemudian pada tahun 2003 mulai mengembangkan bisnis kemitraan dengan merek Magfood Red Crispy yang berkonsentrasi di Chicken Crips dengan 270 outlet yang merupakan pionir usaha jaringan Fried Chicken di Indonesia.
Kemudian untuk upaya menaikan SKALA BISNISnya, pada bulan Juni 2007 berganti merek menjadi MagFood Amazy sebagai sebuah strategi untuk menggarap segment yang lebih tinggi dengan konsep restoran. Tagline MagFood Amazy adalah Resto Keluarga Anda, dibawah bendera PT.MagFood Amazy Internasional.
MagFood Amazy adalah restoran keluarga dengan menu andalan berbagai menu anak-anak dan keluarga muda dengan bahan dasar ayam, dimana Amazy Chicken Crips yang terkenal dengan kerenyahannya serta daging ayamnya yang minim lemak, hal ini bisa terlihat dari dagingnya yang putih bersih karena melalui penentuan jenis ayam yang berumur 8-9 minggu untuk ayam tumbuh normal tanpa bantuan hormon pertumbuhan yang berbahaya, kemudian dilanjutkan dengan proses pembersihan lemak dan lendir yang menempel pada daging ayam sehingga dapat dihasilkan produk ayam dengan kualitas terbaik.






