Adapun untuk memuluskan berbagai pengembangan ini, Syahrul mengaku menyiapkan pusat data dan ruang kontrol pertanian. Pusat dan ruang kontrol itu ia beri nama dengan Komando Strategi Pertanian (Kostra Tani) yang bisa mengkoordinasikan semua stakeholder.” Babinsa dan Babinkamtibmas juga bisa menjadi bagian dari penyuluh yang kita rekomendasi bekerja bersama – sama. Jadi, dengan Kostra Tani ini kita bisa mendidik penyuluh melalui Android yang mereka punya. Dan penyuluh itu kita monitor, dia kerja atau tidak kita diteksi dari kantor,” tukasnya.
Sebagai catatan, acara ini dihadiri sejumlah pimpinan daerah Bupati dan Gubernur, pimpinan DPRD serta stakeholder dari Kementerian dan Lembaga lainya. Dalam kesempatan ini, Bupati Halmahera, Tengah Edi Langkara bahagia bisa memiliki kesempatan untuk bertemu dengan para Menteri dan menyampaikan beberapa usulan.






