Petani Sukabakti Cianjur Jadi Percontohan Tanam Padi Saat Kemarau

Henny mengungkapkan dalam minggu ini Kementan akan mengalokasikan 2 buah unit pompa dan 200 meter selang air untuk untuk pengairan di desa sehingga dari total dari 150 Ha sawah di desa ini bisa teraliri air. Ke depan Dinas pertanian akan mengusulkan alokasi tambahan bantuan ke Kementerian pertanian untuk bantuan Traktor dan Cultivator.“ Dengan percepatan ini nanti kedepan tanam bisa serentak, panen bisa serentak, jangan adalagi sejengkal tanah yang tidak tertanami, ini kan untuk peningkatan pendapatan bapak/ibu petani semua,” ungkapnya.

Henny meminta agar di desa tersebut dibentuk Unit Pelayanan Jasa Alat dan Mesin Pertanian (UPJA) agar jika ada bantuan dari Kementan alat tersebut mudah di mobilisasi.” Dan yang terpenting lagi, setiap kelompok tani bisa mendapatkan manfaat dari alat tersebut dan terawat,” tegasnya.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *