Masih Kata Nessi , Program tersebut seyogyanya dapat secara nyata langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para keluarga binaan, seperti rehabilitasi rumah tidak l ayak huni, bantuan rehabilitasi sanitasi, pembangunan jalan lingkungan, pelatihan ketrampilan bagi kaum perempuan, penyuluhan perilaku hidup bersih sehat, optimalisasi program Keluarga Berencana, keagamaan, hukum, gizi dan lain sebagainya.
Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Kota Depok melakukan koordinasi dalam rangka upaya menyelaraskan program-program yang ada di Perangkat Daerah (PD) maupun instansi lainnya, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas hidup perempuan. Program penanggulangan kemiskinan di Kota Depok melalui pelaksanaan program P2WKSS diharapkan dapat memberikan ruang kepada masyarakat untuk membangun diriya sendiri, dalam bentuk mobilisasi serta pemanfaatan seluruh potensi wilayah nya .
sesungguhnya sudah sejalan dan dapat menjawab tantangan untuk mencapai 17 tujuan dan 169 target SDGs (Sustainable Development Goals) pada tahun 2030. Mengakhiri segala bentuk kemiskinan di manapun dan menjamin kesetaraan gender serta memberdayakan seluruh perempuan yang menjadi salah satu tujuan dari SDGs, maka pembangunan pemberdayaan perempuan merupakan komitmen nasional yang dijadikan sebagai bagian integral dari pembangunan sumberdaya manusia, dimaksudkan untuk meningkatkan status, posisi dan kondisi perempuan agar dapat mencapai kemajuan yang setara dengan laki-laki.
Nessi Menilai , Sebenarnya
potensi perempuan merupakan asset nasional yang besar, yang harus dapat dikembangkan untuk membangun Indonesia. Sebaliknya, jika penduduk perempuan tidak diberi kesempatan untuk mengembangkan potensinya, maka perempuan dapat menjadi beban bangsa serta mengurangi nilai hasil pembangunan yang telah dan akan dicapai. Untuk itu, optimalisasi penduduk sebagai sumber daya pembangunan harus senantiasa berupaya untuk meningkatkan kualitas hidup, baik laki-laki maupun perempuan, untuk berperan dalam pembangunan.






