Kementan Mantapkan Kawasan Mangga Arummanis Rembang

“Sementara pengiriman ke Semarang dilakukan seminggu sekali dengan kapasitas 6 ton. Harganya berkisar Rp 6 – 10 ribu per kg tergantung ukuran atau grade-nya,” terang Karman.

Senada, Ketua Gapoktan Ngudi Mulyo, Sutrimo asal Desa Sendang Asih, Kecamatan Asem membenarkan bahwa pemasaran mangga Arumanis asal Rembang sudah meluas hingga meliputi Jakarta, Yogyakarta dan Semarang.

“Melalui jaringan para pengepul yang berada hampir di setiap kecamatan, Mangga Arumanis Rembang bisa menjangkau pasar yang luas. Jaringan pemasaran tersebut, selama 11 tahun lebih mampu bertahan bahkan berkembang. Kuncinya, antar petani kompak dan bekerja sama dengan pengepul atau pedagang saling menjaga kepercayaan,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Buah dan Florikultura Kementerian Pertanian, Liferdi Lukman, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mendukung pengembangan mangga Arumanis di Kabupaten Rembang.

“Tahun 2020, sesuai rancangan Grand Design Hortikultura, akan kita perluas kawasan mangga di Rembang. Setidaknya 200 hektare akan dialokasikan untuk memantapkan Rembang sebagai kawasan terpadu mangga berkualitas di wilayah Pantai Utara Jawa. Kalau sekarang ini pemasarannya masih lingkup domestik, nantinya akan kita dorong agar mampu ekspor. Caranya, kawasan tersebut harus digarap bersama stakeholder terkait dari hulu hingga hilir. Sejak awal kita ajak para pelaku usaha eksportir terlibat,” terangnya mantap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *