BNNP NTT Fasilitasi Raker Bidang Rehabilitasi 3 BNNK

Kupang, Poros Nusantara  – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTT  memfasilitasi rapat kerja (raker) bidang rehabilitasi bersama 3 BNN – kabupaten yakni, Kupang, Belu dan Rote Ndao. Raker yang dikhususkan pada program P4GN di Provinsi NTT ini merupakan salah satu tupoksi BNN dalam upaya P4GN secara menyeluruh yang bertujuan untuk mengurangi Supply (persediaan) dan Demand (permintaan) narkoba dari dampak buruk penggunaan narkotika di masyarakat.

Kepala BNNP NTT, Brigjend. Drs. Muhammad Nur.SH.M.Hum dalam sambutannya yg di bacakan Kabag. Umum pembukaan pada kegiatan ” RAKER BIDANG REHABILITASI BNNP NTT DAN BNN KAB./ KOTA PERIODE APRIL tahun 2018 ” di Kupang, Rabu (4/4/2018)  mengatakan bahwa BNNP NTT sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam  pelaksanaan P4GN di daerah mempunyai 4 pilar utama yakni Pencegahan, Pemberantasan, Rehabilitasi dan Pemberdayaan Masyarakat.

bnnSelanjutnya dikatakan juga bahwa sesuai pasal 54-59 tentang Rehabilitasi dalam UU 35/2009 khususnya Bidang Rehabilitasi BNNP NTT sudah melakukan berbagai upaya pelayanan rehabilitasi medis dan rehabilitasi Sosial melalui kegiatan penguatan lembaga rehabilitasi dan pasca rehabilitasi antara lain melalui Rapat Kerja, Rapat Koordinasi, Sosialisasi, Asistensi, Bimtek hingga pelatihan terapi dan lain – lain. Oleh karena itu kerjasama dari berbagai pihak sangat diperlukan dalam mendukung suksesnya program P4GN yang pada akhirnya dapat menurunkan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba yang salah satunya melalui rapat kerja bidang rehabilitasi saat ini.

Kepala  BNNP NTT juga menyampaikan kendala lain akibat dengan sampai saat ini baru terbentuknya 3 BNNK sedangkan  NTT terdiri dari 22 Kabupaten/ Kota sehingga sampai saat ini untuk wilayah Sumba,  Flores, Lembata , Alor,  Sabu Raijua dan beberapa kabupaten  di daratan Timor masih belum memiliki BNNK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *