Porosnusantara.co.id | Bekasi tarumajaya kondisi saat ketersediaan air layak pakai tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan warga. Masalah ini dipicu oleh musim kemarau panjang, alih fungsi lahan resapan air, pencemaran lingkungan, serta penggunaan air tanah berlebih. Di tengah krisis air bersih yang melanda, akibat kemarau berkepanjangan, bantuan air bersih menjadi momen yang sangat berharga bagi masyarakat setempat.
Kp.Karatan Dusun VI Desa segarajaya kecamatan tarumajaya kabupaten Bekasi Sebagian besar wilayah yang secara geografis berada di ujung paling utara Kabupaten Bekasi, Kampung Karatan mengalami krisis air yang berkepanjangan selama musim kemarau pertengahan 2026. kondisi yang memprihatinkan. Selama musim kemarau, warga terpaksa bertahan hidup dengan memanfaatkan air dari kubangan tanah sawah serta aliran sungai yang kondisinya jauh dari kata layak dan bau
Dalam Kondisi saat ini yang di butuhkan masyarakat adalah bantuan air bersih yang layak masyarakat terdampak krisis air bersih, masyarakat dusun VI seketika berubah menjadi senyum lega saat mobil tangki berkapasitas 8.000 liter tiba di lokasi yang berada di lingkungan RW 25 dan RW 26. Wilayah dusun VI tiba di lokasi jumat 21/08/2026
matahari yang menyengat tak menyurutkan semangat warga. Berbekal ember, Galon air mineral dan dirigen, masyarakat berbondong-bondong mengantri dengan raut wajah penuh tawa saat air bersih gratis mengalir dari mobil tengki membasahi wadah yang mereka bawa.
Rasa syukur mendalam dipanjatkan warga atas kepedulian yang diberikan di tengah sulit krisis air bersih
“Terima kasih banyak untuk calon Mahabib yang sudah peduli dengan nasib kami di kampung terujung ini. Semoga Beliau selalu diberikan kesehatan dan hajatnya di Pilkades nanti dimudahkan serta menang,” ujar salah seorang warga penerima bantuan dengan mata berbinar











