JALAN LINTAS TIMUR MACET DI AKIBATKAN PUTUSNYA JEMBATAN DI KAMPUNG MANGALA KECAMATAN MANGALA TIMUR PROVINSI LAMPUNG

LAMPUNG, POROS NUSANTARA. – Akses jalan lintas timur kini di padati pengendara roda 4 maupun roda 2 dan jalan tersebut macet di akibatkan putusnya jembatan yang di lalui oleh truk tronton yang diduga melebihi muatan kapasitas atau jembatan yang sudah tidak layak digunakan, kini terputus sehingga mobil truk tronton tersebut terjebak di tengah tembatan sehingga antrian akses jalan memanjang bersekitar puluhan kilo 30 km diruas jalan lintas timur di Kampung Mangala Kecamatan Mangala Timur Kabupaten (Tuba) Tulang Bawang Provinsi Lampung (28 November 2017).

jembatan.1Pasalnya jembatan yang rusak dan antrian yang sangat tidak menyamankan pengemudi lainnya tidak ada satu pun pihak yang mengatur atau memonitori akses jalan yang sangat membahayakan si pengemudi jalan baik dari dinas yang terkait untuk mengatur dan memonitori jalan demi ke nyamanan pengemudi.

Lebih lanjut si pengemudi yang bernama wawan mengatakan kepada wartawan: “kok jalan sepanjang 30 kilo antrian gak ada yang mengatur jalan kemana aja pihak yang berwajib seperti polisi lantas atau LLAJ,DISHUB atau dinas-dinas yang lainnya.
kemana aja mereka tanggung jawab keselamatan dan kenyamanan di jalan harus di monitor dong di saat ada kejadian yang seperti ini jangan hanya bisanya tutup mata, coba kalau diatur pasti ada kenyamanan di jalan, misalnya dari arah kanan lewat 10 atau 20 mobil yang bergantian pasti gak akan sepanjang ini antriannya”, ungkap wawan.

Sangat di sayangkan kinerja pihak yang terkait jika tau dalam hal tersebut tapi hanya duduk manis saja dan bagaimana dan kemana pihak-pihak atau dinas-dinas yang terkait disaat masarakat membutuhkan karna si pengemudi juga tetap masarakat yang harus di monitor apa lagi keadaan mereka dalam terburu-buru bagaimana jika ada yang kritis dan koma jika terjebak di kemacetan tersebut, apa yang kita bayangkan apakah segera tertolong nyawa nya, jadi demi menjaga kelancaran lalu lintas setidaknya pihak-pihak yang terkait agar segera mengatur dan memonitori akses jalan tersebut.

(Laporan : Wandi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *