Porosnusantara.co.id | Padang Pariaman- selasa 14/07/2026 .Pemerintah Kabupaten Solok terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Bupati Solok Dr.(HC) Jon Firman Pandu, SH dalam Rapat Koordinasi Permasalahan Lingkungan Hidup, Penanganan Pengelolaan Sampah dan TPA bersama Menteri Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat, Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, SP, serta Bupati/Wali Kota se-Sumatera Barat, di Hall IKK Parik Malintang Padang Pariaman,
Dalam rakor tersebut, Bupati Solok menyampaikan tantangan besar yang akan dihadapi daerah terkait berakhirnya layanan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional yang berada di Kabupaten Solok pada tahun 2027 mendatang.
Menurut Bupati, kondisi tersebut tidak hanya menjadi persoalan Kabupaten Solok, tetapi juga menjadi tantangan bersama bagi kabupaten/kota di Sumatera Barat yang selama ini memanfaatkan layanan TPA Regional tersebut.
“Berakhirnya TPA Regional yang ada di Kabupaten Solok tentu menjadi tantangan bagi kami Pemerintah Kabupaten Solok, terutama bagaimana penanganan sampah ke depan antara kabupaten dan kota,” ujar Bupati Jon Firman Pandu.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Solok telah mengambil langkah strategis dengan mengusulkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu berbasis Refuse Derived Fuel (TPST RDF) kepada Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya.
Bupati berharap pembangunan fasilitas tersebut dapat segera direalisasikan sebagai solusi jangka panjang pengelolaan sampah di Kabupaten Solok sebelum berakhirnya masa layanan TPA Regional.
“Di awal tahun 2026 kita sudah memasukkan proposal ke Cipta Karya untuk pembangunan TPST RDF. Mudah-mudahan ini bisa berawal dengan baik dan kami mohon dukungan agar TPST RDF ini dapat kita wujudkan di akhir tahun 2026 atau tahun 2027,” ungkapnya.
Bupati menegaskan, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar percepatan pembangunan infrastruktur pengolahan sampah dapat segera diwujudkan, mengingat waktu yang tersedia semakin terbatas.






