“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah bisa mengelola sampah sampai hampir seratus persen. Itu harus kita apresiasi dan kita pertahankan supaya tetap begitu,” katanya.
Ia juga meminta jajaran pejabat eselon II Kementerian LH yang berasal dari Sumatera Barat untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi langsung dengan gubernur serta bupati/wali kota agar kebutuhan di lapangan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.
“Teman-teman eselon dua dari Sumbar ini saya bawa karena mereka punya tanggung jawab organisasi dan tanggung jawab terhadap daerah. Silakan berhubungan langsung dengan gubernur dan bupati, agar kebutuhan di lapangan bisa segera kita ketahui dan kita respons.”
Bupati Solok menegaskan, Pemerintah Kabupaten Solok akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta masyarakat dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.
“Untuk kelanjutan ke depan tentu kita akan melihat regulasi yang ada, dan Kabupaten Solok sangat membutuhkan dukungan untuk penanganan sampah ini.”
Melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, Kabupaten Solok optimistis mampu menghadirkan tata kelola sampah yang lebih baik, mulai dari pengurangan sampah di tingkat masyarakat, penguatan peran nagari, hingga pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern.






