Porosnusantara.co.id | JAKARTA — Di balik riuh rendah sorak penonton dan ketegangan di atas ring Auditorium LPP TVRI Senayan pada Jumat (29/5/2026) lalu, ada pemandangan menarik yang luput dari sorotan kamera utama.
Ketika promotor internasional Nikolas Johan Kilikily, SH., MH., bergerak dari satu sudut ke sudut lain untuk memastikan jalannya acara Pattimura International Big Fight 2026, seorang pria berbadan tegap selalu berdiri hanya beberapa langkah di belakangnya.
Sebagai ajudan, tugas Eko melampaui sekadar aspek protokoler keamanan. Ia bertindak sebagai jembatan komunikasi, penjaga ritme kerja sang promotor, sekaligus sosok yang memastikan segala instruksi cepat dari Niko KiliKily dapat langsung dieksekusi oleh tim di lapangan.
Ujian di Acara Puncak
Kesibukan Eko mencapai puncaknya saat memasuki fase technical meeting, timbang badan (weigh-in), hingga hari pertandingan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Eko tampak sigap mengawal pergerakan Niko KiliKily di tengah kepungan insan media, official, serta ratusan personel pengamanan dari GRIB Jaya yang ikut mengamankan area.
Melalui dedikasinya mendampingi sang promotor dari awal persiapan hingga gong akhir pertandingan berbunyi, Eko Budi W bukan sekadar ajudan. Ia adalah saksi hidup dari cetak biru kebangkitan olahraga tinju nasional.
Apalagi, Niko KiliKily telah melempar janji besar untuk membawa sabuk gelar internasional seperti OPBF atau IBO ke Indonesia pada tahun depan. Hal ini mengisyaratkan bahwa agenda kerja sang promotor akan jauh lebih padat di masa mendatang.
Bagi industri olahraga yang sedang merangkak bangkit, kehadiran figur-figur tangguh di balik layar seperti Eko Budi W membuktikan satu hal: bahwa sebuah pagelaran besar tidak hanya dibangun oleh petinju yang berlaga di atas ring, tetapi juga oleh kesetiaan dan kerja keras mereka yang beroperasi dalam senyap di sudut-sudut arena.






