Lebih lanjut, Indra mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab. Kritik merupakan bagian dari kehidupan demokrasi, tetapi penyampaiannya harus tetap mengedepankan kesantunan dan penghormatan terhadap hukum.
“Negara ini memiliki aturan dan lembaga peradilan. Karena itu, jangan kehilangan kepercayaan terhadap proses hukum hanya karena perbedaan pandangan. Hormati persidangan dan percayakan pembuktian kepada pengadilan,” tambahnya.
Menutup keterangannya, Indra kembali menegaskan bahwa ukuran kualitas seseorang tidak semata-mata terletak pada gelar akademik maupun tingginya pendidikan, tetapi juga pada integritas, perilaku, kesantunan, dan kemampuannya menghargai sesama.
“Pendidikan tinggi adalah kebanggaan, tetapi adab dan etika merupakan cerminan kualitas diri. Sepandai apa pun seseorang, tetap harus tahu cara menghormati orang lain. Ilmu harus berjalan bersama adab,” tutup Indra.
DIVISI INVESTIGASI TINDAK PIDANA KORUPSI (TIPIKOR)
LP-KPK KALIMANTAN BARAT
Wartawan: Ng Siat Fong
Editor: Jefry SH






