Gen Z Dalam Himpitan Dopamin Ekonomi dan Krisis Tujuan Hidup

Ilustrasi kendali sumber : Pinterest @Stephanie Bassett
 
 

Berbagai ketimpangan yang terjadi dalam kehidupan, jika ditelusuri benang merahnya maka akarnya berasal dari diberlakukannya sistem liberal sekuler dalam kehidupan masyarakat. Agama diprivatisasi dan hanya dipakai saat sholat, puasa, doa, dan berbagai ritual keagamaan lainnya. Sementara di ruang publik, orang-orang diminta bersaing tanpa batasan dan aturan. Sistem Liberal Kapitalis menciptakan tekanan ekonomi yang menghimpit Gen Z di mana biaya hidup terus naik sementara gaji stagnan. Negara lepas tangan dari kewajiban menjamin kebutuhan dasar, sehingga generasi muda berjuang sendiri. Tekanan ekonomi itu diperparah oleh gaya hidup sekuler liberal yang menjadikan self-reward, healing, dan konsumsi hedonis sebagai solusi atau pelarian.

Media sosial juga terus mencekoki generasi dengan tren popular yang memicu fomo (fear of missing out_rasa takut atau cemas tertinggal tren) dan budaya belanja impulsif. Di balik itu semua, ada krisis yang lebih dalam, yakni Gen Z tidak memahami tujuan hidupnya. Sehingga, kebahagiaan diukur dari kenikmatan materi sesaat, bukan dari ridha Allah dan kemuliaan Islam.

 

Di lain pihak, sistem Islam adalah sebuah sistem yang isinya bukan sekedar larangan tanpa jalan keluar. Islam adalah solusi dan pandangan hidup komperhensif dari Allah SWT yang paling tahu kadar kekuatan dan kelemahan hambaNya.

Sistem Islam merancang dan melaksanakan tiga pilar utama yang bekerja secara serentak dan sitemik untuk memberikan perlindungan mutlak bagi generasi. Tiga pilar ini adalah ketakwaan individu, ilmu dan pendidikan, dan kontrol masyarakat.

Negara tidak akan berlepas tangan. Dalam sistem Islam, negara akan tampil sebagai perisai utama (junnah) yang akan mengatur regulasi dan menetapkan sanksi hukum yang memberikan efek jera jika ada pelanggaran yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat.

 
Penulis: Imas Yahya (Aktivis Muslimah Jakarta)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *