Dana Kampung Jadi Pemicu, Kantor Pemerintahan kabupaten Puncak Dibakar Massa

 

Porosnusantara.co.id|Ilaga kabupaten Puncak, 11 Agustus 2026 – Kabupaten Puncak diguncang aksi massa besar pada Selasa sore hingga malam hari, dipicu oleh persoalan dana kampung yang sudah lama menjadi keluhan masyarakat dan para kepala kampung. Ketidakjelasan penyaluran, keterlambatan pencairan, serta dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana kampung membuat kekecewaan masyarakat memuncak hingga berujung pada tindakan anarkis.

– Awalnya massa bersama kepala kampung dari berbagai distrik melakukan aksi damai.

– Mereka menuntut transparansi, kepastian pencairan, dan pertanggungjawaban pemerintah daerah terkait dana kampung.

– Namun, karena tidak ada jawaban memuaskan, suasana mulai memanas sejak sore.

– Menjelang malam, aksi berubah menjadi anarkis dengan pembakaran sejumlah kantor pemerintahan.

– Kantor Bupati Kabupaten Puncak

– Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK)

– Kantor Dinas Keuangan

– Kantor Dinas Sosial (DINSOS)

– Kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Puncak

Kobaran api melahap gedung beserta dokumen, arsip, komputer, dan fasilitas kantor lainnya. Asap hitam mengepul tinggi, sementara warga berhamburan menyelamatkan diri.

– Dokumen penting dan data pelayanan publik ikut terbakar.

– Proses administrasi pemerintahan terancam lumpuh.

– Bantuan sosial dan pengelolaan keuangan daerah akan tertunda.

– Masyarakat kecil di kampung menjadi pihak yang paling dirugikan.

Latar Belakang Persoalan Dana Kampung

Dana kampung yang bersumber dari APBN dan APBD seharusnya digunakan untuk pembangunan jalan, jembatan, air bersih, rumah ibadah, dan kegiatan masyarakat. Namun, dalam beberapa bulan terakhir:

– Dana tidak cair tepat waktu.

– Jumlah pencairan tidak sesuai.

– Dugaan pemotongan dan pungutan liar di tingkat kabupaten.

Penulis: Fadhilah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *