Marzuki Darusman: Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Harus Diusut hingga Tuntas

 
 

“Apakah satu peleton TNI datang jam 04.00 dengan seragam lengkap dan senjata bisa disebut silaturahmi?” ujar Usman. “Siapa yang memerintahkan?” Menurutnya, seharusnya sebagai wakil rakyat, Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat bertanya tegas ke pemerintah, siapakah yang memerintahkan pengerahan pasukan di malam itu dan atas dasar apa kewenangan itu dilakukan.

Usman mengamati kehadiran militer di ruang-ruang sipil yang di hari-hari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto semakin besar ini terjadi akibat militer Indonesia tidak pernah melepaskan diri dari situasi politik. “Militer terus membayang-bayangi kekuatan sipil dan bahkan memperbesar perannya secara struktural dengan penambahan batalyon teritorial. Karenanya mereka tidak pernah benar-benar menjalankan tugas melindungi pertahanan negara,” katanya.

 
Penulis: AxnesEditor: Redaksi
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *