Ragam  

Cinta Segitiga di Langit Kediri_ – Karya Kedua Musab Soemardjan

Di balik kisah cinta, novel ini juga menarasikan perjuangan Citra menjadi dokter lulusan Universitas Airlangga, lalu mengambil spesialis kanker di Medical School, Kyoto University, Jepang. Bhima mengikutinya, mengambil studi antropologi etnografi di universitas yang sama. Berkat dukungan *dokter Hans*, keduanya berhasil menuntut ilmu dan kini dikaruniai tiga anak.

Kekuatan novel ini ada pada detailnya. Musab Soemardjan memadukan cerita fiksi dengan fakta tempat dan budaya: dari Honke Owariya di Kyoto, Tong Fair di Den Haag, tradisi masyarakat Osing di Banyuwangi, hingga filosofi bisnis dan _corporate branding_ kedai kopi “BMW – _be my way_”. Pertentangan nilai antara pragmatisme Paul dan etika moral yang dipegang Bhima juga jadi warna tersendiri.

Dengan bahasa yang mengalir, mudah dicerna, dan mengajak pembaca “ikut berdialog” dengan para tokohnya, _Cinta Segitiga di Langit Kediri_ bukan sekadar novel cinta. Ini adalah catatan tentang bagaimana seseorang memperjuangkan pilihan hatinya di tengah tuntutan keluarga, adat, dan dinamika hidup.

*Tentang Penulis*
Musab Soemardjan adalah nama pena dari Mudji Sabar Soemardjan. _Cinta Segitiga di Langit Kediri_ merupakan novel keduanya setelah sebelumnya sukses dengan karya pertama. Dia adalah anggota Dewan Penasehat Ikatan Penulis Jurnalis Indonesia (IPJI) yang diketuai Kun Wardhana Abiyoto

Johar Baru,12 Juli 2026
(Taufiq Rachman)

Penulis: Ichwan Efendy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *