Polisi Bongkar Sindikat Penipuan Daring Internasional Berkedok PT Digi Global Konsultan, Kerugian Capai Rp41 Miliar

“Setelah korban merasa percaya dan memiliki kedekatan emosional, barulah ditawarkan investasi dengan iming-iming keuntungan tinggi,” ujarnya.

Kerugian Rp41,1 Miliar dan 133 Korban

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, sindikat tersebut telah beroperasi sejak Juli 2025 hingga Mei 2026. Selama periode itu, mereka berhasil menipu sedikitnya 133 korban dengan total keuntungan mencapai 2,32 juta dolar AS atau setara sekitar Rp41,1 miliar.

Polisi juga menemukan bahwa perusahaan yang digunakan sebagai kedok operasional tersebut melakukan perekrutan karyawan layaknya perusahaan legal pada umumnya. Namun, aktivitas utama yang dijalankan ternyata merupakan penipuan daring terorganisasi dengan target korban di luar negeri.

Indonesia Jadi Sasaran Relokasi Sindikat Siber?

Pengungkapan kasus PT Digi Global Konsultan menambah daftar panjang kejahatan siber internasional yang belakangan terungkap di Indonesia. Sebelumnya, aparat juga mengamankan ratusan WNA yang diduga terlibat dalam praktik perjudian daring dan penipuan investasi lintas negara di sejumlah wilayah Indonesia.

Sejumlah pihak menduga Indonesia mulai menjadi lokasi relokasi jaringan kejahatan siber internasional setelah negara-negara seperti Kamboja, Filipina, Myanmar, dan Laos memperketat penindakan terhadap sindikat serupa. Dugaan tersebut masih terus didalami aparat penegak hukum.

Saat ini, Polda Jawa Tengah masih mengembangkan penyidikan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan internasional lainnya. Polisi juga menjalin koordinasi dengan otoritas luar negeri, termasuk lembaga penegak hukum Amerika Serikat, mengingat sebagian besar korban berasal dari negara tersebut.

Penulis: redaksiEditor: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *