Hal senada disampaikan Letkol Inf. G. Borlak. Menurutnya, kehadiran para pemimpin daerah merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kepahlawanan yang diwariskan melalui jalur prestasi olahraga.
“Kehadiran para legenda jua para pemimpin daerah dan ketua DPRD Maluku,ketua umum GRIB Jaya,ini menunjukkan bahwa semangat juang Pattimura terus hidup dan diwariskan di ring tinju. Ini menjadi inspirasi bagi generasi muda di seluruh Indonesia, khususnya di Maluku dan Indonesia Timur,” ungkapnya.
Ketua Umum FTPI, Ibu Neneng, menyampaikan terima kasih atas suksesnya penyelenggaraan acara dan peran para senior dalam memajukan tinju profesional Indonesia.
“Menjaga warisan dan semangat para pendahulu adalah kunci untuk membangun masa depan tinju Indonesia yang lebih gemilang. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Maluku, Ibu Gubernur Maluku Utara, dan Bapak Ketua DPRD Maluku,ketua umum GRIB Jaya atas kehadirannya. Dukungan ini menjadi energi besar bagi kami untuk terus melahirkan atlet berprestasi,” kata Neneng dalam sambutannya.
Apresiasi juga datang dari Co-Promotor sekaligus Ketua Dewan Pengawas FTPI, Bapak Yance Raihaan. Ia mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh tim dan panitia yang membuat acara berjalan lancar dari awal hingga akhir.
“Keberhasilan acara ini adalah hasil kerja bersama. Mari kita terus dukung tinju Indonesia agar melahirkan lebih banyak juara dunia berikutnya,” ujar Yance Raihaan.
Event Ampro Pattimura Internasional Big Fight dirancang sebagai panggung kebangkitan tinju profesional Indonesia. Dengan mengangkat nama Pahlawan Pattimura, acara ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga momentum memperkuat identitas, persatuan, dan kebanggaan budaya Indonesia Timur di kancah nasional.






