Hal ini diwujudkan melalui penerapan Code of Conduct, penguatan budaya integritas dengan prinsip zero tolerance to fraud, serta integrasi etika dalam proses bisnis, layanan, dan pengelolaan risiko.
Pendekatan ini juga didukung oleh sistem digital seperti ekosistem GRC dan JRCare yang menjamin transparansi, akuntabilitas, serta kecepatan layanan kepada masyarakat. Sebagai perusahaan yang mengemban amanah publik, Jasa Raharja
memastikan bahwa setiap pengelolaan dana dan pelayanan santunan dilakukansecara adil, inklusif, dan bertanggung jawab, sehingga mampu membangun
kepercayaan publik dan menjaga keberlanjutan layanan secara jangka panjang. Hal
ini dibuktikan dengan kinerja keuangan Perusahaan yang solid, bahkan saat menghadapi pandemi Covid-19, dan pengakuan publik yang tercermin melalui
berbagai penghargaan di tingkat nasional maupun internasional yang diterima MBA FEB UGM Kampus Yogyakarta, Prof. Amin Wibowo, Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Harwan Muldidarmawan.
Ia menyampaikan bahwa kehadiran praktisi dalam perkuliahan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh first-hand experience terkait implementasi Business Ethics for Sustainability di dunia industri. “Terima kasih atas
perkenanan Bapak Harwan hadir dan mengisi kelas kali ini, menjadi bekal penting bagi
Mahasiswa UGM karena berkesempatan untuk bertemu dalam satu forum Business
Ethics for Sustainability, di mana mahasiswa dapat belajar secara langsung dari
praktik yang dilakukan oleh Jasa Raharja,” ujar beliau.
Lebih lanjut, Prof. Amin menegaskan bahwa kolaborasi antara akademisi dan praktisi
menjadi nilai tambah dalam proses pembelajaran di MBA FEB UGM. Menurutnya,
program MBA tidak hanya membekali mahasiswa dengan pemahaman konseptual,






