Porosnusantara.co.id| Jakarta – Di dunia otomotif global, emblem “SL” (Super-Leicht) bukan sekadar kode produksi. Ia adalah kasta tertinggi dalam hierarki Mercedes-Benz—sebuah lini sportcar legendaris yang memadukan performa lintasan balap dengan kemewahan paripurna.
Namun, bagi Mercedes-Benz SL Club Indonesia (MBSL), status sebagai pemilik mobil dengan strata tertinggi ini justru menjadi pemantik untuk memberikan kontribusi sosial yang juga “berkelas.”
Bertempat di Sunlake Waterfront Resort, Jakarta, Sabtu (28/02/2026), MBSL kembali membuktikan eksistensinya melalui agenda tahunan “Bukber & Baksos Ramadhan 2026.”
Acara yang berlangsung meriah ini menjadi titik temu bagi para kolektor SL dari berbagai generasi, mulai dari seri klasik yang ikonik hingga unit modern yang futuristik.
Donny Pur, selaku Presiden Mercedes-Benz SL Club Indonesia, dalam sambutannya menekankan bahwa kekuatan komunitas ini terletak pada kepeduliannya.
”MBSL bukan sekadar wadah berkumpulnya pemilik mobil mewah,” ujarnya.
Donny menambahkan, Kami adalah keluarga yang memiliki tanggung jawab moral untuk berbagi.
“Tajuk ‘Bersatu Dalam Kebersamaan’ malam ini adalah manifestasi nyata bahwa kebahagiaan kami memiliki unit SL akan jauh lebih bermakna saat kita bisa melihat senyum adik-adik dari yayasan yatim yang hadir di sini,” ujar Donny Pur di hadapan para member.
Acara ini juga semakin berbobot dengan kehadiran tokoh-tokoh senior klub. Made Hariyantha, yang menjabat sebagai Dewan Pembina MBSL, memberikan perspektifnya mengenai arah dan filosofi klub ke depan.
Menurutnya, menjaga warisan Mercedes-Benz SL di Indonesia adalah misi kami secara hobi, namun menjaga hubungan kemanusiaan adalah misi kami secara spiritual.






