“Kehadiran anak-anak yatim dari wilayah Bekasi dan Cibubur malam ini mengingatkan kita semua bahwa di balik kemewahan kendaraan yang kita kendarai, ada doa-doa mereka yang senantiasa mengiringi langkah kita,” tutur Made Hariyantha dengan nada reflektif.
Sebagai klub yang menaungi jenis mobil dengan kasta tertinggi di jajaran Mercedes-Benz, MBSL sadar betul akan sorotan publik.
Alih-alih pamer kemewahan yang berlebihan, acara ini justru diisi dengan penyerahan santunan yang terorganisir bagi puluhan anak yatim yang datang dari pinggiran Jakarta.
adapun garis besar kemeriahan acara yaitu
Etalase Sejarah: Deretan Mercedes-Benz SL yang memenuhi pelataran Sunlake Waterfront, menunjukkan dedikasi member dalam merawat unit.
Sesi ramah tamah yang mempererat ikatan emosional antar-generasi pemilik SL di Indonesia.
Malam itu, Sunter tidak hanya dihiasi oleh kilau krom dan cat hand-polished dari mobil-mobil koleksi, tetapi juga oleh hangatnya kebersamaan yang tulus.
MBSL sekali lagi membuktikan bahwa mereka yang berada di kasta tertinggi secara otomotif, adalah mereka yang paling rendah hati dalam berbagi.
“Kegiatan baksos ini dalam setahun kita gelar beberapa kali, diantaranya selalin bulan ramadhan, juga saat natal dan juga apabila ada open donasi di waktu tertentu. Kegiatan ini sudah dilakukan sejak 19 tahun lalu dan rutin kami jalankan secara konsisten,” kata Donny Pur, Presiden Ke 5 MBSL






