Porosnusantara.co.id| JAKARTA — Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong percepatan ekspor nasional melalui kolaborasi strategis dengan HIPMI Export Center. Pemerintah, kata dia, membuka ruang sinergi seluas-luasnya agar produk Indonesia semakin agresif menembus pasar global dan berkontribusi pada surplus neraca perdagangan.
Komitmen tersebut disampaikan Dyah Roro saat menghadiri pelantikan Badan Otonom Export Center BPP HIPMI di Jakarta, Kamis (12/2/2026). Ia menegaskan Kementerian Perdagangan siap mengoptimalkan seluruh perangkat promosi dagang di luar negeri untuk mendukung pelaku usaha nasional.
“Pemerintah berkomitmen membantu pengusaha Indonesia masuk ke pasar global. Atase Perdagangan dan ITPC dapat dimaksimalkan untuk promosi dan membuka jaringan buyer. Karena itu, saya mengundang HIPMI Export Center untuk berkolaborasi agar percepatan ekspor lebih cepat, terukur, dan berdampak pada surplus neraca perdagangan,” ujar Dyah Roro.
Menurutnya, jaringan Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di berbagai negara harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai pintu masuk produk Indonesia. Dengan dukungan tersebut, pelaku usaha diharapkan mampu memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing.
HIPMI Export Center sendiri dipimpin oleh Iffan Izzulhaq, Agung Kurniawan, dan Muhammad Mario. Lembaga ini dirancang sebagai motor penggerak ekspor bagi pengusaha muda, dengan fokus pada peningkatan kesiapan ekspor, pemenuhan standar mutu dan sertifikasi, hingga fasilitasi pertemuan bisnis dengan pembeli mancanegara.
Sekretaris Jenderal BPP HIPMI Anggawira menyatakan, kehadiran Export Center diharapkan mampu melahirkan eksportir baru dari kalangan pengusaha muda.






