Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Terjaring OTT KPK Bersama Sembilan Orang Lainnya

WhatsApp Image 2025-12-19 at 09.52.13 (1)

Porosnusantara.co.id | Kabupaten Bekasi — Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan total 10 orang, termasuk Ade Kuswara.

“Benar, salah satunya Bupati Bekasi,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (19/12/2025).

Penangkapan Ade Kuswara dilakukan di wilayah Kabupaten Bekasi pada Kamis (18/12/2025). Politikus PDI Perjuangan itu ditangkap bersama sembilan orang lainnya yang diduga terkait dalam perkara yang tengah ditangani KPK.

Kasus ini menambah daftar kepala daerah Kabupaten Bekasi yang tersandung perkara korupsi. Sebelumnya, Bupati Bekasi periode 2017–2022, Neneng Hasanah Yasin, juga ditangkap KPK dalam kasus serupa, sekaligus menjadi bupati perempuan pertama di Kabupaten Bekasi yang terjerat perkara korupsi.

Ade Kuswara Kunang merupakan Bupati Bekasi termuda yang terpilih melalui Pilkada 2024. Ia maju sebagai calon bupati berpasangan dengan Asep Surya Atmaja dan berhasil memenangkan kontestasi politik tersebut.

Pria kelahiran Kabupaten Bekasi, 15 Agustus 1993 itu dikenal sebagai putra H. M. Kunang, Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, sekaligus pendiri organisasi masyarakat Ikatan Putra Daerah (IKAPUD) dan Garda Pasundan.

Sebelum menjabat sebagai bupati, Ade Kuswara mengawali karier politiknya dengan terjun ke legislatif. Ia terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi pada 2019 dan kembali terpilih untuk periode 2024–2029, sebelum akhirnya maju dan terpilih sebagai Bupati Bekasi.

Hingga kini, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. KPK menyatakan akan segera menyampaikan konstruksi perkara dan status hukum para terjaring OTT sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *