Porosnusantara.co.id | Kendal, 7 November 2025 — Duka mendalam menyelimuti civitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Enam mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang sebelumnya hanyut di Sungai Tubing Genting Jolinggo, Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, akhirnya ditemukan seluruhnya pada Jumat (7/11/2025).
Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, dan relawan menutup operasi pencarian setelah memastikan keenam korban berhasil dievakuasi.
Peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa (4/11/2025) sekitar pukul 13.53 WIB. Saat itu, rombongan mahasiswa tengah mengikuti kegiatan tubing di aliran sungai, ketika tiba-tiba datang arus deras akibat hujan lebat di bagian hulu. Enam orang terseret derasnya arus dan dinyatakan hilang.
Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. H. Nizar, M.Ag., menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut.
“Keluarga besar UIN Walisongo Semarang berduka atas musibah yang menimpa enam mahasiswa peserta KKN di Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal. Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban dan memanjatkan doa terbaik untuk mereka,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (6/11/2025).
Kini, seluruh korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Mereka adalah:
Riska Amelia, Sifa Nadilah, Muhammad Labib Rizki, Muhammad Jibril As Sarafi, Nabila Yulian Desi Pramesti, dan Bima Pranawira.
Seluruh jenazah telah dievakuasi ke Puskesmas Singorojo untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga masing-masing.
Prof. Nizar menegaskan bahwa pihak universitas akan memberikan pendampingan penuh kepada keluarga korban, termasuk dukungan spiritual dan layanan konseling bagi rekan-rekan mahasiswa yang terdampak secara emosional.







