Di sisi lain, untuk mengatur arus lalu lintas dan meminimalisasi peluang terjadinya pelanggaran yang berpotensi memicu kecelakaan, FKLL melakukan pemasangan water barrier di wilayah Kecamatan Kemayoran. Langkah ini bertujuan menata kembali pola pergerakan kendaraan di ruas-ruas jalan tertentu agar lebih tertib dan terkendali. Pemasangan sarana pembatas ini juga membantu mengurangi potensi titik-titik konflik antar kendaraan, yang selama ini menjadi salah satu penyebab kecelakaan di kawasan padat lalu lintas.
Keseriusan FKLL dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman tidak hanya menyasar para pengendara dewasa, tetapi juga generasi muda. Melalui kegiatan kampanye keselamatan di sejumlah SMA di Jakarta Pusat, para pelajar diberikan pemahaman mengenai pentingnya etika dan keselamatan berkendara. Edukasi dini ini dipandang penting karena pelajar merupakan calon pengendara yang akan turun langsung ke jalan raya. Dengan membekali mereka pengetahuan dan kesadaran sejak awal, diharapkan budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan di masa mendatang.
Perwakilan PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen seluruh stakeholder yang terlibat dalam pelaksanaan Action Plan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada seluruh stakeholder mitra strategis yang selalu memberikan dukungan penuh dalam upaya kita bersama untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Jakarta Pusat. Mudah-mudahan dengan berbagai upaya preventif ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat saat berkendara, terutama di lokasi-lokasi yang selama ini dikenal rawan kecelakaan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi lintas institusi dapat menghasilkan peningkatan signifikan dalam keselamatan publik.






