Breaking News
Prabowo Resmikan Komersialisasi dan Groundbreaking 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai Rp180 Triliun Antisipasi Risiko Kerugian di Industri Energi, UPER Dorong Pengelolaan Risiko Berbasis Aktuaria Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA Tangerang melaksanakan kegiatan pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) dengan tema “Bersatu Tunjukan Semangat Kemerdekaan Menuju Indonesia Unggul” dalam memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 yang ke 81 bertempat di lapangan LPP Tangerang .Perempuan Tangerang Menuju Indonesia Unggul[/caption] Pelaksananaan kegiatan pertandingan olahraga dan seni merupakan salah satu bentuk implementasi pembinaan kepribadian bagi WBP yang bersifat rekresional, kegiatan ini diselenggarakan dengan maksud dan tujuan untuk menambah gairah dan rasa nasioanalisme, kekompakan dan kebersamaan melalui kecintaan terhadap olahraga,Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA Tangerang melaksanakan kegiatan pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) dengan tema “Bersatu Tunjukan Semangat Kemerdekaan Menuju Indonesia Unggul” dalam memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026Lapas Perempuan Tangerang Menuju Indonesia Unggul[/caption] Pelaksananaan kegiatan pertandingan olahraga dan seni merupakan salah satu bentuk implementasi pembinaan kepribadian bagi WBP yang bersifat rekresional, kegiatan ini diselenggarakan dengan maksud dan tujuan untuk menambah gairah dan rasa nasioanalisme, kekompakan dan kebersamaan melalui kecintaan terhadap olahraga, dan juga sebagai ajang untuk mengembangkan bakat dan minat WBP. [caption id="attachment_81946" align="alignleft" width="300"] yang ke 81 bertempat di lapangan LPP Tangerang, Jumat (19/7). [caption id="attachment_81945" align="alignright" width="225"]Lapas Perempuan Tangerang Menuju Indonesia Unggul[/caption] Herlin Candrawati selaku Kalapas dan Pembina upacara menyampaikan sebagaimana kita ketahui bahwa menjelang Perayaan Hari Kemerdekaan Republik ini, kita selalu mengadakan kegiatan yang bertujuan selain untuk menyehatkan tubuh, juga untuk menumbuhkan kreativitas dan semangat juang serta sikap sportifitas. Jiwa Kreatif, Semangat Juang dan Sportifitas yang ada selama kegiatan berlangsung semestinya menjadi gaya hidup kita sehari-hari. Diharapkan dengan Sportifitas dapat tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, mampu mengenali kelebihan dan kekurangan diri, menyesuaikan diri dengan orang lain, menghargai kesuksesan orang lain dan dapat memahami arti perjuangan. “Selamat berlomba, Bersatu Tunjukkan Semangat kemerdekaan Menuju Indonesia Unggul. Tampilkan Kreatifitas dan Junjung Tinggi Sportifitas,” pungkas Herlin. [caption id="attachment_81947" align="alignright" width="300"]Lapas Perempuan Tangerang Menuju Indonesia Unggul[/caption] Porseni di Lapas Perempuan Tangerang akan menyelenggarakan berbagai macam pertandingan, diantaranya : Lomba voli, estafet puzzle, estafet memindahkan air, Minum di dalam botol, Tiup bola di atas air, bola corong, bola terong, karoke, make up. Janji wasit dan atlit dibacakan sebagai ikrar untuk mengedepankan sportifitas dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara oleh Kalapas sebagai simbol pembukaan acara, selanjutnya kegiatan disambung dengan senam aerobik bersama pegawai dan WBP LPP. Jasa Raharja Terus Bergerak, Tiga Ahli Waris Korban KM Virgo Terima Santunan di Jawa Timur Viva Yoga: Kemajuan Teknologi Digital Harus Menguntungkan Pencipta dan Industri Kreatif
 
 
 

Bupati Way Kanan Serukan Semangat Jihad Kebangsaan Di Hari Santri 2025

 
 

porosnusantara.co.id |Way Kanan, Rabu 22/10/2025 – Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah menyerukan semangat jihad kebangsaan dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025. Peringatan tingkat Kabupaten Way Kanan tersebut dipusatkan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Putri, Kampung Tanjung Sari, Kecamatan Rebang Tangkas.

 

 

Dalam kesempatan itu, Bupati Ayu membacakan amanat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Apel Hari Santri Nasional. Ia menegaskan, Hari Santri merupakan momen mengenang perjuangan para ulama dan santri yang bangkit mempertahankan kemerdekaan melalui Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama pada 22 Oktober 1945 yang dipelopori KH Hasyim Asy’ari.

 

Resolusi Jihad bukan sekadar seruan perang, tetapi piagam moral dan spiritual bangsa. Ia menegaskan bahwa mempertahankan kemerdekaan adalah kewajiban agama, bahwa cinta tanah air bagian dari iman, dan bahwa kemerdekaan sejati hanya bermakna bila membawa kemuliaan bagi umat manusia,” ujar Bupati Ayu membacakan amanat tersebut.

Mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia”, peringatan Hari Santri tahun ini menjadi ajang konsolidasi untuk memperkuat persatuan nasional. Bupati Ayu mengajak para santri untuk terus berperan aktif menjaga keutuhan bangsa dengan semangat ilmu, akhlak, dan pengabdian.

 

Ketua Tanfidziyah PCNU Way Kanan, KH Nurhuda, menegaskan bahwa santri masa kini harus menjawab tantangan zaman dengan kecerdasan spiritual, kedalaman moral, dan profesionalisme.

“Santri harus hadir di semua lini kehidupan — di kampus, pemerintahan, dunia usaha, ruang digital, dan gelanggang peradaban global — tanpa kehilangan akar tradisi pesantren,” ujarnya.

 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *