Politik Keadaban dan Figur yang Layak Dicontoh
Menurut Haidar Alwi, di tengah dunia politik yang penuh intrik, langkah Sufmi Dasco Ahmad memberi kesan lain. Ia tampil tidak reaktif, tidak menebar sensasi, dan tidak membiarkan negara diseret dalam suasana hati elite. “Politik keadaban itu nyata jika dijalankan oleh orang-orang yang tidak takut bersikap benar meski tidak populer,” tegas Haidar Alwi.
Ketegasan Dasco dalam menyampaikan keputusan parlemen justru menghadirkan kembali kepercayaan bahwa demokrasi Indonesia masih memberi ruang bagi kompromi beradab dan penyelesaian politik tanpa dendam. Haidar Alwi mengajak publik untuk tidak terjebak dalam persepsi sinis. Keputusan Dasco untuk tidak bersembunyi di balik lembaga atau fraksi, dan bersedia menjadi suara resmi parlemen dalam isu berisiko tinggi, menunjukkan bahwa ketegasan bukan soal bicara keras, tapi soal keberanian memikul tanggung jawab paling berat di saat genting.
Ia menegaskan bahwa keputusan hukum yang dilandasi niat baik, dijalankan secara prosedural, dan disampaikan dengan elegan adalah wujud kedewasaan berdemokrasi. Dan peran Dasco dalam episode ini menjadi contoh penting bahwa pemimpin parlemen yang memahami hukum dan rasa keadilan publik akan selalu dibutuhkan bangsa ini.
“Kalau setiap keputusan penting negara disampaikan dengan cara yang sejuk dan bertanggung jawab seperti ini, maka kita akan lebih sering menemukan damai dalam politik, bukan konflik,” pungkas Haidar Alwi.
Reporter:AXS.






